5 Tips Aman dan Mudah Backup Seluruh Data dari Laptop atau Smartphone

5 Tips Aman dan Mudah Backup Seluruh Data dari Laptop atau Smartphone

5 Tips Aman dan Mudah Backup Seluruh Data dari Laptop atau Smartphone

Adaptasi kebisaan baru, baik itu bekerja (WFH) atau sekolah jarak jauh membuat orang kian memahami mengenai dukungan knowledge digital yang perlu dilakukan.
Bandar Taruhan
Tentunya orang tidak mendambakan kehilangan knowledge perlu terkait pekerjaan atau tugas sekolah karena kekeliruan tekhnis komputer atau di serang virus.

Untuk itu, data-data digital yang ada di perangkat elektronik, baik itu komputer, laptop, hingga smartphone dan pill haruslah di-backup untuk hindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Berikut adalah tips berasal dari Western Digital untuk mem-backup file di PC, tablet, atau smartphone dengan aman dan mudah.

1. Atur Backup Data Otomatis

Makin kerap kita jalankan backup bakal jadi baik dan aman. Untuk itu, jalankan sistem backup knowledge sesering mungkin.

Untuk memudahkan dan menghemat selagi selagi sistem backup, kini backup mampu dijalankan secara otomatis. Pasalnya ada banyak solusi penyimpanan seperti cloud storage dan hard disk yang punya fitur backup knowledge otomatis.

Pengguna hard disk WD My Passport dan My Passport Ultra misalnya, mampu manfaatkan software WD Backup yang memudahkan pengguna menjadwalkan backup knowledge otomatis. Dalam hitungan hari, minggu, atau bulan sekali.

Namun kecuali fitur backup knowledge otomatis, backup manual pun mampu selalu dijalankan demi keamanan.

2. Pengarsipan yang Rapi

Pengguna harus menaruh foto, video, dan dokumen-dokumen perlu ke perangkat penyimpanan yang aman seperti hard disk atau flash disk.

Selanjutnya arsipkan knowledge ini tiap dua th. sekali, kecuali terlalu mungkin pindahkan semua arsip ke perangkat penyimpanan berbeda. Disarankan oleh WD perpindahan knowledge ke beberapa perangkat tidak serupa dijalankan 3-5 th. sekali.

Hal ini perlu dijalankan untuk meminimalisasi rusaknya perangkat elektronik, sehingga file cadangan mampu selalu aman didalam jangka selagi panjang.

3. Gunakan Hardware atau Software Terenkripsi

Umumnya, fata atau file paling rawan hilang atau disalahgunakan kala tengah ditransfer berasal dari satu wilayah ke wilayah lain. Dengan manfaatkan hardware atau software terenkripsi, file bakal lebih aman.

4. Gunakan Password atau Kata Sandi

Pengguna harus manfaatkan kata sandi sehingga keamanan tiap knowledge mampu selalu terjaga dan terhindar berasal dari risiko pencurian pihak lain.

Untuk pengguna smartphone Western Digital menawarkan SanDisk Ultra Dual Driver Go dan SanDisk Ultra Dual Drive Luxe yang terlalu mungkin pengguna memindahkan file pada smartphone, tablet, dan laptop dengan USB Type C.

OTG ini memudahkan pengguna kala mem-backup foto, video, musik, dokumen, atau kontak yang ada di smartphone dengan aplikasi SanDisk Memory Zone. Pengguna mampu menerapkan kata sandi untuk mengakses file tertentu sehingga datanya bakal lebih aman.

5. Ingat Aturan 3-2-1 untuk Backup Data

Ketika mem-backup data, banyak orang yang bingung di mana mereka menaruh file yang dimiliki. Dalam hal backup data, amat berisiko kecuali pengguna hanya menaruh di satu perangkat tunggal seperti laptop saja.

Kunjungi Juga : Berita Terkini Teknologi

Pasalnya kala ada kerusakan, sukar untuk mengembalikan knowledge yang telah hilang di perangkat itu. Jadi perlu untuk mengingat ketentuan 3-2-1 untuk backup data.

– Pertama, pengguna harus punya sekurang-kurangnya 3x salinan data

– Simpan 2 salinan knowledge di dua wilayah berbeda

– Simpan 1 salinan knowledge secara offline.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *