Facebook Diminta Bayar Rp 65,4 Miliar Karena Jiplak Fitur Milik Pengembang Italia?

Facebook Diminta Bayar Rp 65,4 Miliar Karena Jiplak Fitur Milik Pengembang Italia?

Facebook Diminta Bayar Rp 65,4 Miliar Karena Jiplak Fitur Milik Pengembang Italia?

Facebook diperintahkan membayar ubah rugi sebesar USD 4,72 juta (setara Rp 65,4 miliar) kepada pengembang Italia.

Pembayaran ubah rugi ini lantaran Facebook dituding telah menjiplak fitur besutan pengembang Italia bernama “Nearby” di jejaring sosialnya.

Reuters melaporkan, pengadilan banding yang di Milan, Italia, menguatkan putusan th. 2019 yang menyebut, Facebook menyalin fitur Nearby berasal dari aplikasi Faround punya pengembang Business Competence.

Dikutip berasal dari The Verge, Jumat (8/1/2020), persoalan ini bermula terhadap 2012. Saat itu, Business Competence meluncurkan aplikasi Faround yang dirancang untuk menopang pengguna mendapatkan kawan Facebook di dekat mereka.

Aplikasi berikut sukses beroleh banyak pengguna di pasar Italia. Namun beberapa bulan kemudian, Facebook meluncurkan fitur “Nearby” sendiri, yang terhitung berkompetisi dengan perusahaan layaknya Foursquare dan Yelp.

Gugatan Diajukan Tahun 2013

Gara-gara hal ini, kuantitas unduhan Faround pun dilaporkan anjlok jauh berasal dari sebelum saat Facebook merilis fitur yang serupa ini.

Pengembang software Italia ini pun mengajukan gugatan di th. 2013 dan menurut laporan Reuters, pengadilan mengeluarkan putusan awal yang menopang gugatan tersebut, terhadap th. 2016 dan diumumkan terhadap 2017.

Pihak Facebook kemudian setuju untuk menghentikan fitur “Nearby” di Italia waktu mengajukan banding atas ketentuan pengadilan. Pengadilan pun memenangkan Business Competence.

Menanggapi putusan tersebut, seorang juru bicara Facebook mengatakan, “perusahaan telah menerima ketentuan pengadilan dan sedang memeriksanya dengan cermat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *