Facebook Mulai Kurangi Konten Politik di News Feed bagi Pengguna di Indonesia

Facebook Mulai Kurangi Konten Politik di News Feed bagi Pengguna di Indonesia

Facebook Mulai Kurangi Konten Politik di News Feed bagi Pengguna di Indonesia

Beberapa sementara lantas CEO Facebook Mark Zuckerberg mengungkap keliru satu masukan dari publik terhadap sarana Facebook adalah bahwa orang-orang tidak mendambakan konten politik terlampau mendominasi News Feed mereka.
FS88BET
Terkini, perusahaan menyebut selama lebih dari satu bulan ke depan bakal bekerja untuk lebih menyadari bervariasi preferensi penduduk terhadap konten politik dan menguji sejumlah pendekatan berdasarkan wawasan yang diperoleh.

“Sebagai cara pertama, untuk sementara kami bakal kurangi distribusi konten politik di News Feed untuk lebih dari satu kecil orang di Kanada, Brasil, dan Indonesia terhadap pekan ini, dan juga AS di dalam lebih dari satu pekan mendatang,” ujar Aastha Gupta, Product Management Director di Facebook dikutip dari info perusahaan.

Selama pengujian awal ini, kata Gupta, perusahaan bakal mempelajari beragam cara untuk memilih peringkat konten politik di News Feed pengguna bersama dengan bervariasi pendekatan.

Lalu, Facebook bakal menentukan pendekatan mana yang bakal diterapkan untuk selanjutnya.

“Informasi COVID-19 dari organisasi kesegaran resmi layaknya CDC dan WHO, dan juga badan dan sarana kesegaran nasional dan regional dari negara yang terkena dampak, bakal dikecualikan dari pengujian ini. Konten dari instansi dan sarana resmi pemerintah termasuk bakal dikecualikan,” tutur Gupta.

Survei terhadap pengguna

Selanjutnya Facebook bakal laksanakan survei kepada para pengguna perihal pengalaman mereka selama pengujian ini untuk memilih seberapa efisien pendekatan baru ini.

“Penting untuk diperhatikan bahwa kami tidak menghapus konten politik dari Facebook seutuhnya. Kami punya tujuan untuk amat mungkin para pengguna mendapatkan dan berinteraksi bersama dengan konten politik di Facebook, sambil menjunjung preferensi setiap orang di News Feed mereka,” kata Gupta.

Porsi konten politik di AS

Konten politik, berdasarkan asumsi Facebook di kalangan pengguna di AS, cuma termasuk sekitar 6 % dari apa yang dicermati orang di platform tersebut.

“Kami telah tawarkan pengecekan untuk menunjang Anda mengelola apa yang Anda lihat di News Feed, layaknya fitur bernama Favorites yang amat mungkin Anda memilih orang dan halaman yang mendambakan Anda prioritaskan di News Feed,” ujar Gupta.

Kunjungi Juga : Berita Terkini Teknologi

Selain itu, ada termasuk fitur Snooze untuk menyembunyikan sementara konten dari seseorang, halaman atau grup, dan juga fitur lainnya untuk untuk mematikan iklan politik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *